Resensi Novel “Tentang Kamu”

images

Judul : Tentang Kamu

Penulis : Tere Liye

Penerbit: Republika

Cetakan : Kelima, Desember 2016

Jumlah  Halaman: 524 halaman

 

Novel Tentang Kamu karya Tere Liye secara singkat menceritakan tentang Zaman Zulkarnaen—seorang firma hukum dari Thompson & Co—yang bekerja untuk mengungkap kasus harta warisan Sri Ningsih. Dalam pencarian siapa ahli waris Sri Ningsih yang menerima kekayaan sebesar satu miliar pounsterling, Zaman harus berkelana untuk mengingat sejarah kehidupan Sri Ningsih yang penuh makna. Seperti dalam diary Sri Ningsih, kehidupan yang dibagi menjadi pemaknaan atas kehidupan; tentang kesabaran, persahabatan, keteguhan hati, dan cinta.

Baca selengkapnya

Memasuki 22 di 77

Tanggal tujuh di bulan ke tujuh, saya resmi berusia 22 tahun. Di usia yang semakin bertambah, datang pula pertanyaan yang sama di tiap masa: apakah bertambahnya usia sebanding dengan makna mendewasa?

Ada pertanyaan dari seorang teman di hari ulang tahun kali ini.

 

“Kamu tipe manusia yang membenci hari lahir atau menyukainya?”

 

Baca selengkapnya

Yang Turut Berganti

Lagi, bulan berganti

Tik Tok Tik Tok

Jarum jam terus berlari
Diri tunduk di ruang pribadi
Mengingat kembali apa-apa yang telah pergi
Kehilangan yang terjadi, silih berganti

Meraum pada Pencipta yang tuangkan cerita siksa
Saat kedua kaki di ujung balkon dengan hilang asa
Saat sekujur tubuh mencoba tak lari ke arah kereta
Saat kedua tangan sibuk menggores luka; sayatan-sayatan yang tak lagi memiliki rasa–meski hujan darah terus menetes mengotori meja

‘Kenapa?’
‘Sampai kapan?’

Lelah

Mata kosong memandang dinding yang hampa
Tangan kanan masih menggenggam penyayat yang diyakini membawa lega, sedang si kiri telah tak berdaya dengan aliran merah

Tak ada air mata
Yang ada hanya ketakutan pada diri sendiri yang hilang arah

Diam-diam berbisik di penghujung malam, dengan racauan yang sama di tiap masa,

“Tuhan, selamatkan saya.”

01 Maret;
bersama segala doa bahwa semua akan baik-baik saja

Jakarta dan Cerita Uji Keberanian

Okay, first of all. Maaf karena telat buat nge-post padahal part pertama ditulis sudah berapa lama—but, Halo!

((mau marah sama diri sendiri yang males abis buat nulis di blog))

Kisah selanjutnya, setelah pertemuan dengan pihak VIU, sebenernya nggak ada acara apa-apa lagi di keesokan harinya, jadi kesempatan ini saya buat untuk ke Perpusnas guna mencari naskah kuno (kerjaan anak filologi).

Perjalanan ini sih yang bikin momen banget. Karena untuk pertama kali, saya jalan-jalan sendiri. Bener-bener sendiri.

Baca selengkapnya

[Resensi Lagu] Mirror – Stray Kids

Judul                     : Mirror

Artis                      : Stray Kids

Album                   : I am NOT

Tahun                   : 2018

Genre                   : K-Pop

Penulis Lirik         : 3RACHA (Bang Chan, Seo Chang-bin dan Han Ji-sung)

Penyusun Musik  : 3RACHA, Lee Woo-min “collapsedone”

Aransemen          : Lee Woo-min “collapsedone”

Label                    : JYP Entertainment

 

Stray Kids merupakan boyband asal Korea Selatan yang terdiri atas 9 member yang bagi saya sangat bertalenta walau usia mereka masih muda. Mereka ialah Bang Chan, Woojin, Lee Know, Changbin, Hyunjin, Han, Felix, Seungmin dan I.N.

578100d782889be498db4de1e174d093Saya sendiri belum terlalu memahami teori-teori Stray Kids tapi sejak beberapa bulan terakhir lagu-lagu dari para adek ini bener-bener bikin jatuh cinta. Lagu-lagu Stray Kids menunjukkan akan sebuah pertanyaan tentang jati diri, pengharapan akan masa depan, rasa putus asa dan perjuangan. Contohnya seperti lagu ‘Mirror’ yang saat ini saya bahas. Sebenarnya tanpa “dibeda” lagu ini sudah dapat dipahami dengan baik maksudnya. Jadi, berikut saya lampirkan lirik dari Mirror.

Baca selengkapnya

Cerpen: Dead At Heart

Dead At Heart

Memilih mencintai diam-diam, sama dengan mati secara perlahan

Memilih mencintai diam-diam, sama dengan mati secara perlahan

Keyla berjalan pelan ke arah jendela, kepalanya sedikit muncul untuk mengintip salah satu penghuni yang duduk di ruang perpustakaan. Dengan hati-hati tangannya membidik kamera putih yang selalu dibawanya kemana-mana.

Klik!

            “Ketahuan!”

“Ah!”

Keyla hampir saja menjatuhkan kameranya karena tepukan yang cukup keras di punggungnya. Ia menoleh ke belakang dan menemukan biang pengganggunya.

“Ssstt! Kakak jangan usil dong!” Keyla mendesis dengan mendorong tubuh Rehan untuk menjauh. Rehan hanya tergelak dan berjalan semakin maju ke arah jendela.

“Masih sama si kutu buku?” tanyanya dengan menatap heran pada Keyla. Keyla hanya menghendikkan kedua bahunya. Berjalan menjauh dari perpustakaan sambil bersenandung ketika matanya sibuk melihat-lihat hasil bidikannya hari ini.

Rehan yang melihat Keyla seperti itu hanya bisa menggeleng prihatin. Ia meraih lolipop yang ada di sakunya, membuang bungkusnya dan langsung dimasukkan ke mulut Keyla yang terus terkikik sendiri.

Baca selengkapnya

Tentang Filologi

0001 (3) Hikayat Raja2 Pasai page 61

Hikayat Raja Pasai

Pernah dengar kata ‘filologi’?  Atau belum sama sekali?

Jujur saya baru mendengar kata itu saat masuk ke perguruan tinggi. Ketika pra-ospek mahasiswa baru dikumpulkan ke dalam satu ruangan dan diperkenalkan kepada para dosen yang akan menjadi orang tua kita dalam masa pencarian ilmu beberata tahun ke depan.

Saat ada beberapa dosen yang mengenalkan diri sebagai dosen filologi, langsung mikir, “Hah? Apaan tuh?”

Hingga Bu Handa (Ketua Departemen Prodi) menjelaskan secara singkat bahwa filologi mempelajari tentang pernaskahan kuno. Di situ saya langsung terpukau.

“Wah, gila. Keren dong?”

Baca selengkapnya

Resensi Buku “Mellow Yellow Drama”

MellowYellowDrama

Judul Buku : Mellow Yellow Drama

Penulis : Audrey Yu Jia Hui

Penerbit : Bentang Pustaka

Tahun : Edisi Pertama, Mei 2014

Jumlah Halaman : vi+242 hlm.

 Namaku Jia Hui. Semua orang di sekitarku menganggap aku gadis yang sangt beruntung. Orangtuaku kaya raya. Mereka mampu mengabulkan semua permintaanku. Orang-orang bilang aku luar biasa pandai, bahkan genius. Aku masuk kuliah untuk anak-anak berbakat di usia 13 tahun, dan meraih gelar Bachelor of Science pada usia 16 tahun.

Tahukah kalian apa yang paling kuinginkan di dunia ini? menyerahkan hidupku untuk negeri tercinta. Meninggalkan hidup berlimpah materi dan membagikan ilmuku kepada masyarakat luas. Aku bermimpi suatu saat taka da lagi orang miskin di negeri ini.

Baca selengkapnya

[1] Apa Kabar 2017?

Apa Kabar 2017?

Selamat bertemu di hari terakhir 2017. Pastinya kita semua sudah siap menyapa tahun 2018, lalu bagaimana dengan 2017? Sudahkah mencoba untuk menanyakan kabarnya? Tentang bagaimana 2017 ini berjalan? Sesuai yang diharapkan, atau malah menggelisahkan?

Bagi saya 2017 adalah tahun pembelajaran. Di tahun ini saya mengalami dua fase, sebagai seorang pelajar SMA di awal tahun dan menjadi seorang mahasiswa di akhir tahun. Dengan perubahan gelar tersebut, tentu saja berdampak pada diri saya, baik kepribadian, pola hidup, dan sebagainya.

Apa kabar 2017?

Tahun dimana menjadi langkah awal memasuki dunia baru. Tahun penuh perjuangan karena segala ujian yang harus dilakukan; US, USBN, UN, belum lagi tes masuk perguruan tinggi bagi yang mengikuti SBMPTN, STAN, ataupun Mandiri. Tahun yang  mendebarkan saat menunggu pengumuman masuk tidaknya ke universitas yang dituju. Tahun yang menjadi perkenalan, “oh, seperti ini dunia kuliah.”

Baca selengkapnya